Bakso Sony, Bakso Favorit Sejuta Umat Ikon Kulinernya Lampung

03 September 2021 19:15 WIB

Bakso Sony – Foto oleh Eva

Ini nih kuliner yang bisa dibilang ikonnya Provinsi Lampung. Saking populernya, banyak yang bilang, belum sempurna perjalanan ke Lampung kalau belum cicipin bakso enak Lampung ini langsung di gerainya. Ada yang tahu apa nama baksonya? Iyak, bener banget, namanya bakso Sony!

Bakso Sony sudah ada di Lampung sejak tahun 1996 atau sudah 25 tahun. Gerai utamanya ada di Jalan Wolter Monginsidi Bandarlampung. Karena rasanya yang enak dan disukai banyak orang, sejak berdiri, bakso Sony terus berkembang hingga memiliki puluhan gerai di Lampung.

Bakso Sony – Foto oleh Eva

Belakangan nama bakso Sony lagi ramai disebut di media massa, bukan soal rasanya, tapi terkait permasalahan pajak dengan Pemkot Bandarlampung. Buntutnya, beberapa gerai bakso Sony di Bandarlampung harus ditutup oleh Tim Pengendali Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah.

Denger kabar itu, pecinta bakso Sony jangan pada sedih dan khawatir gak bisa lagi cicipin bakso enak Lampung langsung di tempatnya, ya. Karena ada banyak gerai bakso Sony yang masih beroperasi. Kali ini saya mau mencoba makan bakso favorit sejuta umat ini di gerainya yang berada di Jalan Pramuka Bandarlampung.

Gerai Bakso Sony

Gerai bakso Sony di Jalan Pramuka ini lebih cocok disebut restoran karena menggunakan dua ruko yang lumayan megah untuk tempat makan bakso doang. Bisa juga nih jadi pilihan tempat kongkow yang asik bareng temen-temen atau keluarga.

Bakso Sony – Foto oleh Eva

Meski bukan week end, pengunjung bakso Sony selalu ramai. Khususnya di jam-jam makan siang atau jam pulang kerja. Kosumennya gak cuma orang Lampung, banyak juga pengunjung dari luar kota yang sempetin mampir untuk nikmatin semangkuk bakso ini. Karena belum lengkap ke Lampung kalau belum makan bakso Sony.

Saya pesan dua mangkuk bakso, satu pakai mie untuk saya, satu tanpa mie untuk anak. Dalam semangkuk bakso berisi enam pentol bakso dengan kuah kaldu sapi yang ditaburi bawang goreng dan potongan seledri. Aroma kuah baksonya, emmm sedep banget.

Pentol bakso Sony ini emang beda sama bakso-bakso lainnya. Dari teksturnya yang padat dan berserat kita bisa tahu kalau komposisi dagingnya lebih banyak. Jadi rasanya tuh dagiiiinggg banget. Bumbu kuahnya juga lumayan pekat, berasa gurih dan sedikit pedas yang berasal dari lada. Cocok buat ngangetin badan pas musim hujan kayak sekarang.

Bakso Sony – Foto oleh Eva

Semangkuk bakso Sony harganya Rp20.000. Agak mahal sih dibandingkan bakso lain di Bandarlampung yang rata-rata harganya cuma Rp15.000. Tapi ini worth it banget, karena emang rasanya enak. Habis makan bakso cocoknya minum es jeruk murni, harganya Rp10.000. Bagi yang gak suka es, bisa pesan yang hangat. Rasanya asem seger.

Ada Kemasan Frozen Buat Oleh-oleh atau Masak di Rumah

Buat kamu yang gak tinggal di Lampung, tetap bisa kok nikmatin kelezatan bakso Sony. Karena bakso Sony punya kemasan beku atau frozen lengkap dengan bumbu keringnya. Kemasan frozen ini jadi solusi bagi yang kepengen bakso Sony kapan aja di rumah, tinggal stok aja di kulkas. Bisa juga jadi oleh-oleh untuk orang-orang tersayang.

Bakso Sony – Foto oleh Eva

Bakso Sony frozen kemasan besar berisi 50 pentol bakso lengkap dengan bumbu kering kuah kaldunya dijual dengan harga Rp150.000. Sementara kemasan kecil berisi 30 pentol bakso juga dengan bumbu kering kuah kaldunya dijual dengan harga Rp70ribu. Bakso Sony beku ini bisa awet disimpan di lemari es sampai tiga bulan loh. Jadi bisa stok banyak untuk dimakan berkali-kali.

Jangan khawatir rasanya beda dengan yang di gerainya ya. Walaupun bumbunya berbentuk kering, tapi rasanya sama kok dengan kuah bakso Sony yang dimakan di gerainya langsung. Cara penyajian bakso Sony beku di rumah juga gampang banget

Pertama tumis bawang merah dan bawang putih dengan minyak sedikit aja sampai harum. Tuangkan air secukupnya. Lalu masukkan bumbu keringnya secukupnya juga. Setelah itu masukin beberapa pentol baksonya. Masak sampai mendidih, jadi deh. Tinggal taburin bawang merah goreng dan potongan seledri dan daun bawang.

Selain bakso, di sini jual menjual pempek lenjer frozen lengkap dengan cuka atau cuko. Pempek lenjer ukuran 750 gram harganya Rp40ribu. Sementara ukuran Rp950 gram harganya Rp65.000. Selain pempek lenjer masih ada jenis pempek lainnya, seperti pempek ada’an dan pempek isi telur. Pempek Sony ini rasa ikannya berasa banget, cukonya juga kental.

Pempek Lenjer Sony – Foto oleh Eva

Bakso dan pempek Sony kemasan frozen ini sudah banyak dijual di toko-toko frozen food di Lampung atau di luar Lampung. Kamu juga bisa dengan mudah mendapatkannya di marketplace. Harga yang tadi saya sebutkan itu kalau beli di gerainya langsung. Kalau beli di tempat lain harganya bisa berbeda ya.

Punya Peternakan Sendiri

Sebagai informasi tambahan, untuk memenuhi kebutuhan daging sapi bagi usahanya dan memastikan kualitas daging sapi sebagai bahan baku, bakso Sony ternyata punya peternakan sendiri loh. Selain itu bakso Sony juga diolah menggunakan mesin buatan Eropa seharga Rp2 miliar. Wooow, kayak apa ya mesinnya?

Hayooo, siapa yang belum pernah cicip bakso Sony? Jangan sampai gak mampir beli bakso Sony ya kalau ke Lampung.Oh iya, kalau lagi kulineran, jangan lupa foto dan tag Instagram PesenMakan_id.

(PENA/EVA)

Pesenmakan.id

Berbagi informasi seputar review makanan dan rekomendasi tempat makan dan minum yang asik di berbagai kota dari sejumlah sumber.