Terjebak Sedapnya Makanan Khas Melayu Riau di Pekanbaru

02 Februari 2019 16:00 WIB

Penulis:PesenMakan.id

Terjebak Sedapnya Makanan Khas Melayu Riau di Pekanbaru

Gulai Siput Khas Melayu – Foto Oleh Andrew Pradana

Pesenmakan.id Pekanbaru – Emang ada gitu makanan khas melayu Riau yang enak di Pekanbaru ? Pastinya ada dong. Apalagi jika kamu sedang berkunjung ke kota Pekanbaru dan ingin mencari makanan khas tanah melayu dan bisa memberikan pengalaman yang tak akan kamu lupakan.

Indonesia memilik ragam kuliner dan makanan yang tersebar di seluruh kepualauannya. Tak terkecuali Provinsi Riau yang notabene memiliki beragam makanan khas yang bisa kamu coba dan bikin kamu ketagihan. Hidangan – hidangan tradisional ini menjadi primadona ketika banyaknya wisatawan yang berkunjung ke bumi melayu.

Beberapa makanan khas melayu Riau tersebut diantaranya adalah gulai siput dan asam pedas ikan patin. Walaupun banyak yang bilang siput merupakan hama ataupun hewan yang bisa menggangu padi, tetapi bagi msyarakat Riau ini bisa dimanfaatkan menjadi makanan yang unik, lezat dan memiliki cita rasa yang berbeda. Lalu bagaimana cara mendapatkannya ?

Mendapatkan Makanan Khas Melayu Riau di Pekanbaru

Jika teman – teman ada berencana untuk datang ke ibukota Provinsi Riau ini dan ingin mencoba masakan tradisional yang khas nya, saya bisa rekomendasi salah satu rumah makan yang menawarkan masakan khas melayu Riau yang bernama RM. Pondok Selera Kampoeng, Rumbai. Beberapa alasan saya merekomendasikan tempat ini karena memiliki berbagai ragam makanan yang enak dan pas di lidah. Selain itu harga yang ditawarkan juga terjangkau dari pada rumah makan melayu lainnya yang ada di kota bertuah ini.

RM. Pondok Selera Kampoeng sendiri sebenarnya tersebar di beberapa tempat di Pekanbaru. Tetapi saya memilih yang di Rumbai karena menu masakan melayunya lebih banyak. Rumah makan yang terletak di jalan Khayangan No. 49 Rumbai ini juga menyajikan banyak menu makanan, sebut saja gulai siput, asam pedas patin, nasi ramas, udang gulai nenas, sup kerang, berbagai menu ayam dan ikan serta berbagai macam sayuran yang bisa kamu coba. Harga yang ditawarkan juga bervariasi dan yang pasti aman di kantong, mulai dari Rp. 10000.

Terjebak Sedapnya Makanan Tradisional Melayu

Makanan melayu biasanya memang terkenal dengan citarasa gurih dan padunya rempahnya. Ini juga yang saya rasakan ketika mencoba mencicipi gulai siput khas melayu. Walaupun banyak yang berganggapan ataupun jijik, tetapi tidak mengurangi niat saya untuk melahapnya.

Gulai Siput – Foto Oleh Andrew Pradana

Siput yang berawal dari sawah itu dan lalu dijual di pasar tradisional itu pun sampai di mangkok putih dengan santan yang menjadi gulai bewarna oranye. Dicampur dengan potongan nanas dan beberapa potongan cabe hijau segar. Pertama mencicipi kuahnya saja sudah bergetar dan bikin mau dan mau lagi. Kuah yang penuh rempah – rempah melayu yang membuat rasanya tidak terlalu asin, tidak terlalu manis, memiliki pedas yang pas dan tidak terlalu asam, atau pas untuk semua lidah orang.

Siput yang sudah berkumpul itu siap untuk di sedot. Yap.. untuk bisa menikmati siput ini kita harus menyedot atau menghisapnya menggunakan mulut hingga daging siput yang kenyal terlepas dari cangkangnya. Kontur dan teksur dagingnya yang kenyal membuat lidah ingin terus bergoyang. Hingga tidak terasa sudah menghabiskan banyak cangkang. Pokoknya bikin kamu terjebak dan ketagihan.

Asam Peda Patin – Foto Oleh Andrew Pradana

Selain siput saya juga menyantap makanan khas lainnya. Asam pedas patin yang memang sudah terkenal sebagai makanan khas melayu Riau. Wajar saja, karena memang Provinsi Riau terkenal sebagai penghasil ikan patin yang cukup banyak di Indonesia. Biasanya patin yang diolah menjadi asam pedas atau dengan gulai di padukan dengan rempah rempah yang menhasilkan citarasa istimewa. Sedangkan asam pedas ini menggunakan campuran bumbu asam alami dengan warna kuah cabai yang merah. Rasa asam digunakan untuk menghilangkan bau amis daging ikan. Daging ikan patinnya lembut ditemani dengan nasi putih hangat.

Pucuk Ubi Tumbuk – Foto Oleh Andrew Pradana

Sedangkan untuk pendamping makanan saya ditemani dengan sayur Pucuk Ubi Tumbuk Kincong (kincuang). Pucuk ubi yang telah ditumbuk tidak terlalu halus ini mampu membuat saya semakin lahap. Aroma Kincung atau Kincong atau Kecombrangnya plus rempah-rempah lainnya menambah keinginan untuk terus makan. Makan ketiga menu ini memang benar-benar membuat saya puas.

Pesan Gampang Dengan GO-FOOD.

Untuk bisa menikmati makanan khas melayu Riau ini dengan cepat dan gampang, saya sarankan menggunakan fitur GO-FOOD yang ada pada aplikasi GO-JEK. Karena pada awalnya saya juga seperti itu. Tidak tau apakah menu makanan khas yang ada di Riau. Menggunakan fitur ini semakin mudah dan hemat waktu. Tidak cari rumah makannya, pilih makanannya, lalu order. Lebih hemat lagi apabila membayar menggunakan sistem pembayaran GOPAY. Oh iya, rumah makan selera kampoeng ini juga sudah menjadi GO-FOOD Partner.

( PENA/AP )